5 Alasan Blogger Bongkar Pasang Blog Dengan Segala Resikonya

shares

Sebelum saya membuat artikel ini, saya akan menceritakan mengapa saya berpikiran untuk membuat judul tulisan seperti ini. Tentu ini berawal dari blog ini. Ini adalah blog pertama saya yang saya bangun 5 tahun yang lalu, tetapi tidak pernah saya urus. Dan belakangan saya akan coba membangun kembali dengan niche yang berbeda.

Ini adalah resiko blog yang menjadi bahan percobaan. saya sudah berulangkali membangun blog ini dan ketika saya lihat kurang maksimal terutama dalam segi trafik dan monetize blog , saya rubuhkan kembali dengan segala resikonya. Pasti semuanya akan berdampak buruk namun semuanya sudah saya pertimbangkan sepenuhnya. Saya yakin sobat pernah mengalami yang seperti ini dalam perjalanan didunia blogging. Saya pikir ini adalah niche dunia saya dan saya akan bangun kembali blog ini dengan niche yang saya anggap paling bagus. 

Oke begitu saja sobat, mudah mudahan blog ini bisa saya bangun kembali dalam kesekian kalinya untuk menjadi lebih bagus. Nah, mengapa saya membongkar pasang blog ini ?

Blogging adalah Hobi dan Profesi : Sobat bayangkan bisakah unta hidup di rawa dan buaya hidup dipadang pasir ? pasti jawabnya tidak. Ngeblog identik dengan profesi dan hobby kita , kalau sobat berprofesi menjadi dokter dan hobby menulis blog tentang kesehatan, maka sobat akan merasa berat kalau diminta menulis artikel tentang pendidikan. Mungkin bisa ditulis namum tentu hasil tulisan tidak maksimal karena yang ditulis tidak menjadi hobbi dan profesinya. Intinya tulislah yang menjadi hobby sobat maka hasilnya akan terasa enjoy.

Membangun Perjalanan Karir dan Skill : saya pikir tidak ada orang yang perfect didunia ini, untuk mencapai tujuan hidupnya. ada keberhasilan dan ada kegagalan. Mungkin saat ini saya berfikir bahwa blog yang saya bangun telah gagal namun dari kegagalan itulah kita tahu yang sebenarnya dalam blogging. Tujuan utama kegagalan adalah untuk tidak mengulangi kegagalan serupa di masa mendatang.  Keberhasilan tidak akan didapatkan tanpa kegagalan. Banyak orang yang berhasil berasal dari orang orang gagal.

Trial & Error Research :  Salah satu cara dalam mempelajari blogging terutama SEO adalah teknik trial dan error. Ingat tidak ada rumus yang definitif dalam blogging. Optimasi blog yang saya buat mungkin berbeda dengan yang sobat buat karena mempunyai alasan yang beda. Kita akan coba terapkan sebuah tool, dan jika kurang maksimal maka akan kita remove kembali. dan itu sah sah saja.


Ide Blog : Kadang dalam membangun blog semakin nice nya spesifik semakin sedikit ide ngeblog, demikian juga sebaliknya semakin blog menjadi blog gado- gado, maka semakin banyak ide menulis blog. Jika blog yang kita bangun sudah tidak memiliki ide baru dan fresh, maka harus kita bongkar kembali untuk mendapatkan ide baru.

Bosan Tampilannya : Kebanyakan ini dilakukan untuk uji coba template baru. Saya melakukan uji coba beberapa template yang saya anggap powerful dengan segala kelebihan template tersebut. Beberapa yang saya temukan adalah tombol share yang tidak berfungsi, kolom komentar yang terus loading, sulit mengubah page statis dan lain lain. Untuk mendapatkan yang terbaik tentu harus di uji coba dulu sebelum digunakan termasuk tampilan diponsel, apakah sudah maksimal atau belum.

Dari sekian banyak alasan saya sadar bahwa semuanya mengandung resiko terutama dalam SEO  seperti :

1. Rangking Blog akan Turun : PR, DA maupun Alexa Rank.
2. Traffik akan mulai dari awal lagi.
3.Menunggu lama untuk monetize blog tergantung keseriusann kita untuk membangun kembali.
4. Bounce rate membengkak.
5. Broken link membengkak.
6. Backlink harus di redirect kalau tidak akan hangus.
7.Dan lain lain

Kesimpulan :

Jika sobat menganggap bahwa pengalaman adalah guru yang terbaik, maka jadikanlah pengalaman sebagai dasar untuk maju meraih kesuksean. Tantangan itu datang dari mana saja termasuk kembali dari awal lagi. Tetapi dengan satu tujuan : jangan ulangi kesalahan yang sama dan terus selalu belajar dan belajar.

Demikian artikel ini saya akhire semoga bermanfaat.



Related Posts

0 komentar:

Post a Comment