5 Alasan Disparitas Penghasilan Blogging di Indonesia Dengan Blogging Negara Maju

shares

Banyak teman teman blogger dalam grup yang sering sharing tentang penghasilan blogging .Untuk mengetahui seberapa besar penghasilan blogging dari ngeblog, masing masing punya pendapat yang beragam. Jujur, jika berhubungan dengan penghasilan blogging maka semuanya kembali ke pribadi masing- masing. Kalau saya ditanya tentang penghasilan blogger dari ngeblog maka jawaban saya secara jujur belum mendapatkan penghasilan. Kenapa ? karena belum saya kelola secara profesional. Kenapa tidak dikelola secara profesional ? butuh biaya dan waktu sementara ngeblog bagi saya hanyalah menyalurkan hobby dengan memanfaatkan waktu yang ada (part time) , oleh karena itu penghasilan yang didapat hanyalah sekedar menutupi costnya. Bekerja didunia maya saya pikir sama dengan bekerja didunia nyata, waktu adalah uang, perlu kegigihan dan kesabaran dan managemen yang profesional. Tanpa itu kita hanya berharap keberuntungan saja. Saya tidak punya data apakah jawaban saya ini mewakili jawaban sebagian kecil blogger atau sebagian besar blogger Indonesia.
Tetapi setidaknya saya tertegun setiap membaca artikel yang ditulis oleh blogger dari luar negeri terutama negara yang sudah maju. Nilai uang yang didapat sangat fantastis hanya berbekal blogging dan bekerja dari rumah saja. Apakah ini hanya trik blogging semata atau memang benar adanya. Jikalau hanya trik blogging maka mereka adalah blogger yang sudah gagal karena suka ngibul, tetapi kalau memeng benar saya yakin ada disparitas penghasilan antara blogger Indonesia dan negara maju yang luar biasa.  

Dari kacamata orang Indonesia sebenarnya hal ini sangat disayangkan karena blogger kita banyak juga yang berkualitas baik Termasuk dalam hal pengelolaan risetnya. Namun sepertinya masih tetap ada perbedaan dalam penghasilannya.

Saya akan memberikan gambarannya berdasarkan asumsi saya selama ini dalam 5 alasan disparitas penghasilan blogger Indonesia dan negara maju :

  1. Jujur atau tidak memang kita akui setiap penulisan artikel mereka selalu diimbangi dengan riset yang quaified. Contohnya mereka punya data yang akurat hanya tentang kapan saatnya orang paling tepat untuk update status facebook.Melalui survey yang dibuatnya sampai dengan menghasilkan satu kesimpulan dan kesimpulan ini menjadi rekomendasi didalam artikel yang dibuatnya. 
  2. Walaupun hanya sekedar blog, mereka menganggap bahwa ini adalah ladang bisnis sehingga materi tulisan dalam blog tidak hanya berisi tips, trik terhadap tool tertentu tetapi semuanya bermuara dalam kesuksesan bisnis. Makanya tidak jarang dalam kontennya selalu diselipkan seperti kata marketing strategy, online bussines, dan lain.lain.
  3. Mungkin sobat rasakan sendiri , ada perbedaan antara publisher Google Adsense di Amerika dan Indonesia dalam mendapatkan penghasilan.Bagaimana sulitnya kita diapprove oleh Google dan bagaimana mudahnya mereka mempublish iklan Google hanya dengan beberapa artikel di blognya. Demikian juga penghasilan dari PPC, Freelance writing, Affilliasi, PPS, PTC dan lain lain yang jika ingin mendapatkan penghasilan yang lebih besar hanya berlaku untuk negara tertentu saja.
  4. Blogging sesuai keahliannya : Mereka tidak hanya menulis sesuai hobby saja tetapi berdasarkan keahlian. Bahkan ada kelas khusus untuk siapa yang ingin menekuni blogging.
  5. Dukungan sponsor yang mudah : Penghasilan yang didapatkan tidak hanya sebagai publisher saja tetapi setiap konten yang ditulis sudah tersedia uangnya.
Rasanya tidak adil memang, namun kita sendiri merasakan bahwa setidaknya kita sadari masih banyak kekurangan kita dalam mengelola blog. Termasuk bagi saya yang masih membingungkan tentang  kalimat "konten yang berkualitas". kalau saya lihat selera kita adalah konten yang memuat trik trik instant dari pada konten yang memuat wawasan dan pengetahuan.

Kesimpulan : Dibalik potensi kita dalam blogging hanya untuk hobbi, menuangkan kreasi, menambah wawasan dan pengalaman, maupun keberuntungan mendapatkan uang dari publisher, sebenarnya ada potensi kita sebagai blogger Indonesia sederajat penghasilannya dengan blogger di luar sana. Namun kesempatan itu masih belum sepenuhnya kita dapatkan.











Related Posts

0 komentar:

Post a Comment