Danau Toba : Akankah Menuju Wisata Pendidikan Dan Budaya ?

shares

Hampir setiap akhir tahun pelajaran, banyak sekolah yang berada di wilayah Sumatera Utara bahkan Riau dan Sumatera Barat banyak yang berwisata menuju ke Danau Toba. Wisata yang dikemas dengan Study Tour ini memanjakan siswa untuk memberikan pengalaman baru seputar Danau Toba dengan lingkungan alamnya yang sangat indah. Demikian juga sekolah tempat saya mengajar juga tidak ketinggalan untuk mengadakan kegiatan serupa. Dari perjalanan yang hampir setiap akhir tahun saya alami, memang tidak bisa kita pungkiri bahwa keindahan danau terbesar di Indonesia tersebut memberikan kepuasan dan hiburan tersendiri bagi siapa saja yang mengunjunginya.

Dari sekian banyak lokasi pemandangan dan peninggalan sejarah di seputar wilayah Danau Toba, saya tidak menemukan semacam petunjuk atau informasi di tempat terbuka yang bisa dibaca tentang asal usul Danau Toba misalnya atau bagaimana Danau Toba bisa terbentuk, termasuk penjelasan rinci tentang peninggalan budayanya dan situs situsnya yang secara gamblang bisa di baca oleh wisatawan sebelum mereka bisa menikmati semua pengalaman yang ada di Danau Toba. Ini penting karena pendidikan pariwisata terutama bagi siswa sangat diperlukan untuk menerapkan pengalaman dibangku sekolah dengan pengalaman riil yang ada di tempat wisata Danau Toba. 

Sudah saatnya Danau Toba berbenah selain menjadi tujuan wisata berkelas dunia juga seharusnya tujuan wisata pendidikan dan budaya. Tempat tempat yang strategis seperti di Parapat, sebagai pintu gerbang menuju lokasi wisata maupun lokasi situs peninggalan sejarah di tempat lainnya, harus memberikan keleluasaan kepada siswa untuk dapat mengakses informasi tentang Danau Toba dan Budaya Batak pada umumnya melalui informasi yang mendetail yang dikemas dalam sebuah event atau di bentuk sebuah pusat informasi atau di bentuk seperti gedung atau museum yang intinya menambah wawasan tentang Danau Toba secara menyeluruh.

Inilah keinginan maupun harapan saya agar kegiatan study tour setiap tahun tidak hanya seperti wisata biasa, mandi di pantai Parapat, menyeberang ke Tomok, melihat beberapa situs budaya, belanja , menikmati suasana di kapal penyebarangan dan selesai. Semoga


Related Posts

0 komentar:

Post a Comment