Melatih Anak Menggunakan Otak Kanan Dan Kiri Secara Seimbang

Otak kiri menunjukkan kemampuan yang berkaitan dengan logika, seperti rasional, analisis, matematis, dan bahasa verbal. Sedang otak kanan berkaitan dengan seni dan kemampuan kreatif, seperti intuitif, lagu dan musik, bahasa gambar, simbol dan imajinasi.

Sudah saatnya orang tua membiasakan untuk selalu responsif kepada anak. Sering kali anak yang hiperaktif, suka mengganggu teman, di cap sebagai nanak bandel atau anak yang tidak suka membaca di katakan anak malas belajar. tetapi dengan mengoptimalkan otak kanan dan kirinya maka hal hal negatif seperti ini bisa diminimalisir :

Contoh untuk latihan otak kiri anak : Membacakan cerita dan menanyakan isi cerita, menajak anak bermain dan mengamati, selalu diajak merapikan barangnya sendiri. dan lain lain

Contoh untuk melatih otak kanan : mendengarkan musik, menggambar, mengajak memberi sedekah anak yatim, menerangkan perkalian dan pembagian dengan benda disekitarnya dan lain lain.

Anak dapat tumbuh maksimal jika diberikan kebebasan . Biarkan anak menangis atau bersedih pada saat dirinya terluka secara emosional atau fisik, menyendiri ketika ia perlu memberikan sesuatu, serta membiarkannya bergirang ketika sedang sangat gembira. Kebebasan (yang bertanggungjawab, masih dalam koridor kewajaran , dan tidak menabrak norma agama) berdampak pada perkembangan otak secara menyeluruh , otak kiri dan kanan sama sama mendapatkan porsinya

Comments

Popular posts from this blog

Bukan Jodoh, Cepat Ambil Keputusan Jika 11 Hal Ini Terjadi Pada Pasangan Anda

6 Tips Mempersiapkan Diri Menghadapi Ujian

8 Alasan Wanita Harus Traveling Sendiri Sekali Seumur Hidup