3 Pengaruh Dan Solusi Kontroversi Tayangan Sinetron Uttaran ANTV

shares

Uttaran adalah judul sinetron yang lagi naik daun di ANTV saat ini. Bagi sebagian masyarakat indonesia Uttaran memberi warna tersendiri bagi pilihan hiburan pertelevisian di Indonesia. Karena disamping jalan ceritanya yang menarik, juga banyak bumbu - bumbu adegan khas film India yang bagi sebagian kalangan masyarakat Indonesia sangat menghibur. Demikian juga dalam hal mendramatisasi cerita sedih, sinetron dari negeri bollywod ini selalu terus mendapatkan perhatian serius bahkan banyak yang terhanyut dan terbuai dengan peran masing masing dalam ceritanya.

Namun banyak juga suara miring yang sering kita dengar tentang sinetron Uttaran ini seperti budaya yang tidak sesuai dengan budaya masyarakat Indonesia, tidak cocok ditonton oleh anak anak, terlalu mendramatisir kesedihan, lebai dan lain lain.

Nah dari sekian banyak suara yang kita dengar mari kita telaah secara obyektif apa yang harus dan tidak harus kita lakukan dari pengaruh tayangan tersebut.

  1. Baik pemproduksi sinetron maupun penayang sinetron ANTV, keduanya adalah murni bisnis dengan orientasi keuntungan. Sedangkan pengaruh negatif yang terjadi di masyarakat tidak termasuk dalam kategori mereka. Hal ini dibuktikan dengan peringatan yang dibuat sebelum sineron tayang, bahwa segala macam pengaruh akibat tayangan sinetron ini tida menjadi tanggungjawab penayang. Oleh karena itu filter paling utama ada pada keluarga. Keluarga harus punya komitmen untuk menyaring sendiri mana tayangan yang pas dan mana tayangan yang kurang pas, Hal ini tidak berlaku pada sinetron Uttran saja , namun untuk tayangan tayangan lainnya. 
  2. Episode sinetron ini sangat banyak, tentu ceritanya sangat panjang. Pelaku utama dari anak anak sampai meninggal dunia dan mempunyai anak. Sama seperti sinetron sinetron yang lain, jika masih ada dan banyak yang menonton episodenya terus bertambah dan bertambah sampai penonton bosan dengan ceritanya, baru ceritanya tamat.Jika kita kehilangan 1 episode maka episode berikutnya kita akan bertanya tanya mengapa begini, mengapa begitu. Nah, secara ilmu bisnis hal ini bertujuan agar penonton selalu keep in watching terus dan diharapkan takkan terlewatkan ceritanya walaupun satu episode. Nah, agar bijak kita menyikapinya adalah dengan membaca referensinya saja tanpa harus menontonnya kembali. hal ini juga untuk menjaga agar kita tidak selalu terbius dengan dramatisasi cerita sehingga bisa melupakan waktu untuk kegiatan yang lain yang lebih penting seperti waktu sholat dan waktu untuk keluarga.
  3. Bagi anak, menurut saya tidak ada adegan yang langsung bisa ditiru dari tayangan ini seperti layaknya adegan kekerasan atau pornografi karena memang sebelumnya sudah di sensor dulu oleh pihak penayang. Namun masih ada beberapa adegan yang seharusnya orang tua harus selektif kapan saatnya adegan ditonton bersama anak dan kapan saatnya tidak boleh ditonton oleh anak. Adegan yang menurut saya tidak layak untuk ditonton anak adalah masih ada adegan khas film bollywod dimana seorang lelaki yang mendekatkan tubuh dan wajahnya kepada kekasihnya sambil memeluknya atau adegan di tempat tidur dengan ucapan ucapan yang romantis, termasuk adegan intrik intrik keluarga memang menurut saya banyak yang tidak sesuai dengan budaya Indonesia seperti status pernikahan yang tidak jelas, perempuan yang menikah lagi walaupun masih punya suami apapun alasannya. Dampingi anak saat menonton dan kontrol remote tetap ditangan anda.
Kesimpulan :

Uttaran adalah salah satu alternative tontonan hiburan, masih banyak tontonan yang lain yang mungkin lebih baik dan malah mungkin jauh lebih parah dari tontonan Uttaran . Oleh karena dizaman yang mengglobal ini, pandai pandailah memilih channel untuk menjaga pengaruh buruk bagi keluarga dan terutama anak anak. Dampingi anak setiap tonton di televisi dan setiap petanyaan yang muncul dari mulut anak , jawab dengan kata kata yang bijak.

Demikian semoga bermanfaat
 

Related Posts

0 komentar:

Post a Comment