4 Cara Berkendara Irit BBM

shares

Cara mengirit BBM dalam berkendara yang dimaksid disini adalah tetap tidak mengesampingkan perawatan mesin sebagai induk dari kendaraan . Mesin tetap terawat, hanya perilaku kita dalam mengendarai mobil harus memperhatikan saran saran dari Astra berikut ini :

1. Jangan menginjak pedal gas dengan menghentakNah, dijelaskan bahwa injakan harus stabil dan bertahap. Kalau pedal gas diinjak secara tiba-tiba, otomatis bahan bakar yang disemprotkan injektor juga lebih banyak dibandingkan saat Anda menginjak pedal gas secara perlahan.

2. Pindahkan gigi persneling pada 2.000-3.000 RPMPemindahan perseneling pada RPM ini akan membuat konsumsi bahan bakar lebih efisien, terutama ketika mobil mulai bergerak dan penggunaan gigi percepatan rendah. Sementara, apabila kendaraan sudah bergerak kencang, paling efisien bila melaju dengan RPM di antara 2.500 sampai dengan 3.500, dengan gigi tertinggi.

Kemudian segera sesuaikan gigi persneling setelah menurunkan kecepatan (deselerasi). Setelah berlari kencang lalu tiba-tiba ngerem mendadak, sebaiknya juga mengoper gigi perseneling ke posisi lebih rendah.

3. Ukur tingkat Hidrokarbon (HC) dan Karbonmonoksida (CO)Boros atau tidaknya konsumsi bahan bakar juga ditentukan oleh komponen-komponen mesin. Komponen mesin yang sudah banyak mengalami keausan atau kerusakan bisa menyebabkan pembakaran bahan bakar tidak sempurna.

Untuk mengetahuinya, periksa emisi gas buang secara berkala. Apabila hasil pemeriksaan menunjukkan nilai hidrokarbon (HC) dan karbonmonoksida (CO) terlalu tinggi, ini pertanda pembakaran di ruang bakar tidak sempurna sehingga banyak bahan bakar terbuang percuma.

4. Perhatikan beban dan komponen penggerak

Faktor lain yang menentukan konsumsi bahan bakar adalah beban dan penggerak atau pendorong kendaraan. Semakin berat beban yang harus diangkut, konsumsinya juga akan semakin besar. Yang dimaksud penggerak di antaranya, kopling, roda (bearing), kopel (propeler shaft), as roda, dan roda.

Bila komponen-komponen ini aus atau rusak, akan menyebabkan hilangnya tenaga yang dihasilkan oleh mesin untuk mendorong mobil melaju. Sementara, konsumsi bahan bakarnya tetap besar. Terkait dengan roda, penggunaan ban dan velg besar, termasuk juga faktor yang mempengaruhi konsumsi bbm.

Related Posts

0 komentar:

Post a Comment