Angka Harapan Hidup Bisa Meningkat Sampai 15 Tahun, Lakukan 5 Hal Ini

shares

Semua orang berharap akan umur panjang dan badan yang sehat. Namun sebagin besar orang tidak mau berperilaku sehat, yang penting jika sakit pergi ke dokter. Padahal menjaga kesehatan sangant bermanfaat daripada mengobati. Mengapa ? Angka harapan hidup seseorang tidak akan didapat dari orang orang yang sering sakit sakitan. Badan sehat pasti berpengaruh pada harapan hidup seseorang.
Walaupun umur manusia yang menentukan adalah Allah, namun manusia wajib berusaha bagaimana menjaga hidup kita tetap sehat dan tidak sakit sakita.Tips berikut ini sebenarnya tidak sulit dilakukan, namun bagi sebagian orang sangat berat di terapkan dalam prinsip hidupnya. Apa saja simak yang berikut ini :
Berhenti merokok.CDC mengatakan walaupun ada angka penurunan jumlah perokok di dunia. Namun, sebagian besar di antara perokok yang masih aktif adalah pria. Bahkan menurut WHO, 40 persen pria merokok di seluruh dunia dibandingkan wanita yang hanya 9 persen.

Jangan menghindari dokter.
Pergi ke dokter sama saja seperti menemani istri atau pacar berbelanja. Sebab, statistik dari Pusat Nasional untuk Kesehatan, 1 dari 4 pria belum pernah bertemu dokter selama lebih dari 1 tahun. Kebanyakan dari pria memakai alasan sibuk dan canggung jika bertemu dokter.

Jangan stress
Menurut survei dari American Psychological Association (APA), sepertiga pria mengalami lebih banyak stress per tahun dan kemungkinan terus meningkat. Apalagi dibanding wanita, pria yang sedang stress berdampak sangat besar bagi kesehatan.

Memeriksa kesehatan mental.
Apa yang lebih berbahaya daripada penyakit fisik? Itu adalah penyakit kesehatan mental. Menurut The 7th Most Common Cause Of Death For Men, hampir 80 persen pria yang mengalami kesehatan mental melakukan usaha bunuh diri.Apalagi diketahui bahwa rokok sangat tidak baik bagi kesehatan setiap orang. Bahkan menurut Jessica Cook, Ph.D, asisten profesor di Universitas of Wisconsin School of Medicine, merokok dapat memangkas angka harapan hidup sekitar 15 tahun. Selain itu, risiko merokok juga bisa mengakibatkan penyakit jantung yang bisa mengurangi angka harapan hidup.

Padahal, mengecek kesehatan harusnya dilakukan kontinyu semisal 6 bulan sekali. Apalagi dengan cara bertemu dokter, seseorang, pria ataupun wanita, bisa mengetahui apakah ia sedang sakit apa tidak.
Sangat bermanfaat untuk mengetahui kondisi tubuh yang sebenarnya. Seperti mesin mobil sekali dalam beberapa bulan harus masuk bengkel, bukan untuk memperbaiki saja  tapi mengecek apakah ada yang tidak beres dalam mobil.

Berhenti minum-minuman keras
Setidaknya pria meminum-minuman keras 2 sampai 5 gelas selama 2 jam dibanding perempuan. Mereka juga lebih mudah mabok dan menempatkan diri dalam risiko lebih besar terkait kecelakaan. Selain itu, sering minum-minuman keras bisa menyebabkan kanker mulut, tenggorokan, hati, dan usus besar.
Melihat itu semua, Dietary Guidelines AS, meminta Anda mengontrol asupan makanan pria lebih baik dan membatasi diri. Misal hanya meminum bir 1 gelas kecil per hari.Sebab, tubuh akan terus mengeluarkan hormon stress, seperti adrenalin dan kortisol dalam jumlah tinggi. Terlalu banyak hormon-hormon tersebut dapat menyebabkan penyakit tekanan darah, kolestrol, serangan jantung, dan strok dadakan.
Menurut John Higgins, M.D, seorang ahli jantung olahraga di Texas, kadar kortisol yang tinggi berkaitan dengan serangan jantung dan gagal jantung.Salah satu faktor yang mendasarinya adalah pria lebih cenderung menghindari berbicara isu-isu mengenai stress dan depresi kepada orang lain. Sehingga jika sudah tidak tahan, pria akan memilih bunuh diri.
Oleh karena itu, dalam keluarga harus lebih sering berkomunikasi dan membicarakan masalah. Ini sangat baik untuk kesehatan mental seseorang. Jika keluarga tidak mampu membantu, silahkan pergi ke dokter spesialis kejiwaan atau psikolog.
Mulailah dengan menjaga kesehatan dengan cara yang sederhana. Berolah raga misalnya tidak akan mengeluarkan uang sepeserpun jika anda mau.

Related Posts

0 komentar:

Post a Comment