Begini Dampak Buruk Kandungan Zat Kimia Jika Konsumsi Mi Instant Setiap Hari

shares

Dizaman serba canggih karena kesibukannya, orang menginginkan yang serba instant termasuk dalam menyediakan makanan setiap harinya. Cepat saji, mudah membuat dan murah. Jatuh pilihan pada mi instant. Namun ingat bahwa mi instant punya efek buruk pada kesehatan jika dikonsumsi setiap hari. Lifehack.com merangkumnya dalam 3 dampak buruk makan mi instant setiap hari.


Mi instan membuat risiko sindrom metabolisme meningkat

Akibat dari cara masak mi instant yang cepat baik di goreng atau direbus dengan bumbu monosodium glutamat,membujat kombinasi cara masak  mengakibatkan banyak karbohidrat dan MSG yang berlebihan akan mempercepat sindrom metabolisme di tubuh manusia yang berakibat buruk bagi kesehatan. Salah satu contohnya adalah penyakit diabetes akibat gula darah yang terlalu tinggi.

Sulit dicerna

Satu sebab mengapa mi instan tidak boleh dikonsumsi berlebihan, karena mi instan termasuk kategori makanan yang sulit dicerna. Zat yang menyebabkan hal ini adalah Tertiari-butil hidroquinon atau y THBQ yang berasal dari industri minyak. Fungsi dari THBQ adalah menjaga makanan agar tetap awet dan tidak membusuk. Hal ini mempengaruhi metabolisme sehingga organ tubuh cepat lelah untuk mencerna makanan yang sulit hancur ini. Terlalu banyak konsumsi THBQ juga merangsang perkembangan kanker dan tumor.




Terdapat bahan yang tidak boleh dikonsumsi tubuh
Secara tidak sadar, mi instan menyumbang peranan besar masuknya zat Benzopyrene yang sering ditemukan dalam batu bara dan limbah industri. Selain itu mi instan juga mengandung Bisphenol-A atau BPA dari kemasan styrofoam yang digunakan untuk wadah mi. Konsumsi BPA dapat menyebabkan hormone tidak seimbang, bahkan bisa menyebabkan kanker payudara.






Related Posts

0 komentar:

Post a Comment